Fire your investment advisor or financial planner now
Begitulah kira kira judul salah satu artikel di Blog yang saya baca beberapa waktu lalu, mungkin terkesan ekstrim dan menusuk, tapi setelah dibaca dan disimak lebih lanjut sebenarnya tidak seperti judulnya, saya pribadi menemukan ada 2 point crusial yang melatarbelakangi di publishnya artikel tersebut yang membuat penulisnya kecewa dengan financial planner nya, yaitu :
- Nasabah membeli polis asuransi jiwa atas rekomendasi dari Financial Planner bukan atas kebutuhan Nasabah
- Nasabah di rekomendasi untuk membeli polis asuransi jiwa untuk kepentingan Financial Planner (mungkin dari segi komisi atau target perusahaan?) bukan untuk kepentingan Nasabah
Dalam artikel tersebut penulisnya juga membahas tentang polis Whole-life yang direkomendasikan FP-nya vs. Term-Life yang diambil setelah menutup polis Whole-life, disini saya tidak akan memberikan komentar apapun namun dalam artikel selanjutnya saya akan membahas lebih detail plus minus polis Whole Life vs. Term-life. disini saya hanya ingin berbagi pengalaman bahwa memang sudah menjadi rahasia umum jika masih ditemukan Financial Advisor, Financial Planner (atau apapun julukan yang diberikan oleh perusahaan kepada mereka) yang masih belum menunaikan tugas dan profesinya secara profesional.
Mereka masih bekerja untuk mencapai target perusahaan dan target mereka pribadi, bukan untuk membantu nasabah mereka, bahkan tidak jarang juga mereka yang bahkan pengetahuannya tentang produk, service, prosedur claim dan lain lain yang masih jauh dari kurang.
Akhir kata tujuan penulisan artikel ini bukan untuk pembenaran judul tersebut diatas juga tidak untuk menandinginya, tapi jauh dari itu saya ingin mengajak Profesional dibidang keuangan Mari Kita Tingkatkan Kualitas Kita dengan senantiasa memberikan service yang terbaik kepada nasabah dan prospek kita.
Untuk nasabah atau prospek yang terhormat kami hanya ingin menyampaikan bahwa tidak semua Financial Planner seperti itu, saya kenal beberapa dari mereka yang senantiasa meningkatkan service mereka kepada nasabah, senantiasa melakukan yang terbaik untuk mereka, dan telah mendedikasikan hidupnya untuk kepuasan nasabah mereka, Bahkan tidak jarang juga nasabah yang telah puas dengan service dan rekomendasi yang telah diberikan mereka. Bukankah memang sudah selayaknya untuk masalah keuangan diserahkan dan dikonsultasikan kepada Para Profesional di Bidangnya?
Salam Sukses Selalu.










(1 votes, average: 4.00 out of 5)
[...] janji saya dalam artikel sebelumnya Fire your investment advisor or financial planner now disini saya akan membahas lebih detail plus minus asuransi jiwa Whole-Life vs. [...]
[...] janji saya dalam artikel sebelumnya Fire your investment advisor or financial planner now disini saya akan membahas lebih detail plus minus asuransi jiwa Whole-Life vs. [...]
The article is usefull for me. I’ll be coming back to your blog.
Paling penting masuk asuransi liat di Google asuransi yg paling byk di komplaim yg mana sama nasabahnya.
Cari asuransi yang paling gampang claimnya tidak berbelit2.
Baru dah liat asuransinya masuk renking brp dimajalah2 Busines.
Baru deh lainnya.
Terima kasih Pak Sutikno,
Sebagai nasabah juga kita mesti jujur pada saat mengisi surat permohonan asuransi pak, karena beberapa kasus klaim yang tidak dibayar bisa jadi karena hal tersebut.
Supaya tidak berbelit belit pilih yang asuransi kesehatan cashless aja pak
Salam,
info@asuransijiwaku.com
Salam,
Leave your response!
Download Brosur Anda Di sini
Asuransi Kesehatan Rp.9.166 perhari
Asuransi Pendidikan 16,667 perhari
Asuransi Pendidikan 33,333 perhari
Asuransi Pendidikan 66,667 perhari
Pensiun Sejahtera 16 ribuan
Pensiun Sejahtera 33 ribuan
Pensiun Sejahtera 66 ribuan
Rumah Sakit Provider
Rumah Sakit Provider-Update Nov'09
Konsultasi Online disini
Similar Posts
Views
Recent Posts
Harga Unit Link
Our Partner
Categories
Archives
UserOnline
Meta
Recent Comments
Most Commented
Most Viewed